There is no smile whithout a little pain

Waktu.

Leave a Comment
Gue sama dia udah sedeket ini jaraknya, tapi kita ga pernah ketemu. bukan ga pernah sih, mungkin kata yang tepat adalah gak mau.
bukan gue, tapi dia.
gue ga kebayang ajasih kalo tiap hari dengan jarak yg sedeket ini gue kerja disini, tiap hari ngebayangin dia yang ada di gedung sebelah,
gue mungkin bisa... gila. wkwkwk dan... tentunya high expectation
ternyata, ekspektasi memang tidak selalu sejalan dengan realita
dan ekspektasi yang udah dibuat itu perlahan lahan menghancurkan pikiran logis lo, kemudian perasaan berkata "gpp, mungkin dia lagi sibuk"
dan terus positif thinking yang akhirnya ngebuat diri lo terluka sendiri
kenapa harus positif thinking sama suatu harapan yang gak jelas di depan mata?
kenapa harus positif thinking ketika itu akan membuat lo terjatuh?
i think negative thinking is much better for this situation, right?
less expectation, less hope, and then less hurt

semua terasa begitu lucu untuk gue, ketika dulu terperangkap sama kisah 10 tahun,
dan sekarang gue stuck lagi dengan kondisi yang lama. realita yang sama, dengan sedikit bumbu-bumbu.
lucu, asli.
lucu banget otak sama hati gue, udah tau pernah terjatuh, skrg terjatuh lagi. kalo dulu mungkin saat terjatuh gue hanya merasakan sakit,
skrg gue tertawa.
dan kesakitan
lebih nano nano dengan kebegoan yang dihasilkan oleh hati
kerja di kota besar ini? bahkan gue udah ga berekspektasi bakal lama kerja di sini, bcs of what? karena hal yang gue cari di kota besar ini selain uang udah ga ada
i think... dia serius sama kata-katanya. gue pikir... dibalik candaan dia ada kata yang tersirat, yg bisa gue tangkap
tapi ternyata kenyataannya gue salah tangkap.
mungkin menurutnya, gue tempat candaan yang sempurna.
dan ketika dia berpikir tentang itu, gue berada di titik yang sempurna untuk terbang lagi.
salah dia? gak sama sekali,
waktu memang mempertemukan gue dengannya lagi, tapi bukan berarti kita dipertemukan untuk dipersatukan
Next PostPosting Lebih Baru Previous PostPosting Lama Beranda

0 komentar:

Posting Komentar