There is no smile whithout a little pain

Adil dan Seimbang

Leave a Comment
Kehidupan ini sungguh adil, tanpa gue sadari. Karena setiap kisah selalu ada kenangan yang selalu bisa membuat gue bahagia. Karena setiap cobaan yang datang itu selalu ada hikmah yang bisa gue ambil. Karena setiap kesedihan yang ada pasti selalu ada kebahagiaan yang menunggu
Karena... Semua terjadi karena suatu alasan. 

Waktu itu tak mengenal siapapun, tidak memihak pada siapapun. Mungkin karena itu, waktu berjalan sangat cepat pada setiap orang. Tanpa disadari, waktu telah berjalan sudah sejauh ini, lalu dengan sekejap disadari bahwa waktu yang telah berlalu itu menjadikan titik demi titik menjadi sebuah garis kehidupan yang telah gue lalui 
Catatan-catatan kecil ini sudah tak seharusnya lagi ditulis oleh seorang remaja manja dengan segala egonya meluapkan keluh kesah dan perasaannya. Masa remaja itupun makin lama makin pudar, dan menghilang. Fase untuk mengeluh sudah tak sepantasnya lagi terlihat.
Apakah ini akhir dari masa-masa bahagia gue menjadi seorang anak yang tidak memikirkan apapun selain belajar dan bermain?
Oh God... waktu berlalu begitu cepat.
Gue masih nggak bisa menyangka kalau masa-masa pelajar itu akan segera berakhir. And yeah.... welcome to the real life!! Memikirkan bahwa gue harus segera punya penghasilan sendiri dan membalas sedikit demi sedikit jasa dari orang tua yang selalu dan selalu memprioritaskan kebutuhan anak-anaknya ke dalam urutan nomor 1 itu... makes me feel excited and hoping for a great job untuk masa depan gue. But yeah... jangan bahas itu dulu di catatan kali ini.

Karena waktu tidak memihak pada siapapun, ups and downs dari setiap kisah dan cerita dari masing-masing waktu itu menjadi sangat berharga buat garis kehidupan gue. Ketika dahulu, setiap cobaan dan kesedihan yang datang selalu membuat gue bertanya-tanya, saat ini gue bisa tersenyum dengan hanya memikirkannya.
Lalu berfikir...
Kehidupan ini begitu seimbang, ketika kebahagiaan yang didapat terlalu berat, kehidupan ini akan membuatnya seimbang lagi dengan berbagai cobaan yang ada. Begitu sebaliknya, ketika cobaan yang datang terlalu berat, kehidupan ini akan membuatnya seimbang dengan kebahagiaan-kebahagiaan yang dihadirkan. Sama seperti kebahagiaan dan kesedihan yang selalu datang berdampingan.

Cerita-cerita selama masa sekolah gue nggak semuanya membahagiakan. Ada yang menyakitkan, menyebalkan dan bahkan membuat gue sendiri tak ingin mengingatnya dan ingin melupakan cerita itu. Tapi apakah gue bisa melupakan titik-titik cerita yang telah tergambar jelas di kehidupan gue? Absoulutely no! Tapi karena waktu terus berjalan tanpa menoleh sedikitpun ke belakang, semua baik-baik saja. Ketika gue mengingatnya kembali saat ini, gue menyadari bahwa setiap kenangan dan cerita-cerita di masa lalu itu adalah cerita bahagia. Cerita bahagia yang membuat gue percaya bahwa setiap fase tersebut mempunyai caranya masing-masing untuk membuat gue mendapatkan alasan dan hikmah dari masing-masing kisah dan akhirnya akan membuat diri gue menjadi lebih dewasa dan berpengalaman.
Terima kasih atas masa-masa indah selama fase per-sekolah-an. Terima kasih atas segala kenangan dan cerita indah yang akan selalu gue kenang. Terima kasih atas kisah, cita dan cinta yang ada.
Selamat datang kehidupan yang sesungguhnya, selamat datang di fase-fase baru!
Next PostPosting Lebih Baru Previous PostPosting Lama Beranda

0 komentar:

Posting Komentar