There is no smile whithout a little pain

KATA AGAR BISA MATI

Leave a Comment
oleh: Oriehanna Esesiawati

Suatu saat nanti yang ingin terungkapkan
Suatu saat yang ingin melupakan
Suatu saat yang ingin mengubur rasa
Suatu saat nanti yang ingin membunuh

Mengerti tak dimengerti semua yang terungkap
Sesuatu yang tak bisa mengira akan menghilang
Suatu saat yang akan memudar
Tak ingin terobati saat hujan tlah datang

Walau tak ada setitikpun rasa bersalah
Walau tak ada sedetikpun waktu luang tuk berbagi senyum
Selalu saja penuhi langkahmu
Selalu saja hentikan sekitarmu

Mengertilah
Tak satupun dari jari-jari tanganmu
Tak satupun dari langkah kakimu
Mengejar semua bayanganmu
Mengartikan semua lukisan impianmu

Berhentilah
Tak satupun dari mata itu melihatmu
Tak satupun dari tangan itu berhenti menggenggammu
Walau satu saat nanti kau hentikan semua keraguan itu
Walau tak sedetikpun waktu luang tuk berbagi senyum

Sungguh tak berharap saat pagarmu terbuka lebar
Menebarkan sejuta senyuman
Menebarkan sejuta tawa
Tanpa aku, tanpa sebuah kata

Terlalu lama waktu yang terdiam
Terlalu lama pikiranku menunggu kata demi kata
Hanya untuk satu kata
Satu kata yang tak pernah kau ucapkan
Satu kata yang selalu tak bisa buatku mati

Maaf
Maaf
Maaf
Maaf saja sudah cukup


Buang keraguan itu
Buang ego itu
Buang semua kebencian itu
Berikan satu kata untukku , untuk terakhirku

Walau tak lagi bisa melihat matahari
Walau tak bisa lagi mendengar tarian malam
Cukup tak bisa kupungkiri lagi
Kata itu yang buatku bisa mati

Mati dari segala kekecewaan
Mati dari segala kecerendungan waktu
Mati dari segala sesuatu yang tak mungkin tertulis,
Terbaca, terdengar dan teraba

Walau hanya sedetik
Yakinkanlah itu yang ku inginkan
Itu yang kau mau
Selalu berusaha menjadi orang lain,
Benar?



Bencilah dirimu
Bencilah ragamu
Yang hanya punya satu jiwa
Jiwa orang lain itu

Bukannya tak sanggup
Bukannya tak mampu tuk berbicara kepadamu
Itu hal tersulit
Itu hal terumit

Berilah satu kata
Satu kata yang membuat dunia ini damai
Dan biarkan tulisan itu mengalir pergi
Hanya tinggal jejak penghapus waktu yang mengenali kita
Mengenali masa lalu itu


Next PostPosting Lebih Baru Previous PostPosting Lama Beranda

0 komentar:

Posting Komentar